Dimensi Pagar Panel Beton

Spesifikasi standar dan dimensi pagar panel beton telah ditentukan pada alat cetaknya. Umumnya pembuatan seperti ini diterapkan pada skala pabrikan. Di sisi lain, pengaplikasiannya juga sudah menggunakan teknologi yang canggih. Dengan begitu, Anda pun tidak perlu ragu lagi dengan kualitas yang disuguhkan.

Dimensi Pagar Panel Beton

Spesifikasi Standar Pagar Panel Beton

Adanya spesifikasi standar ini akan memudahkan bagi alat cetak saat proses pembuatan. Ukuran pada panel beton precast umumnya 240 x 40 x 5 cm. Sementara dimensi khusus untuk tiang beton yakni panjang 225 hingga 425 cm serta lebar 18 cm dan juga ketebalan sekitar 17 cm.

Detail kolom beton berukuran sekitar 17 x 18 cm. Sementara untuk spesifikasi bagian panel beton mempunyai panjang 240 cm lebar 40 cm dan 45 cm serta ketebalan antara 5 hingga 6 cm. Ukurannya pun beragam sesuai dengan kebutuhan pemasangan sehingga Anda perlu menyesuaikannya.

Mutu beton yang akan digunakan untuk pagar panel umumnya menggunakan K 225. Tipe ini menggunakan campuran berupa semen pilihan, agregat pasir dan halus serta air. Selama proses pembuatannya diperlukan penakaran secara teliti dan cermat. Anda bisa menjumpai material konstruksi seperti ini di https://sumberjayaprecast.com/.

Penentuan Dimensi Pagar Panel Beton

Nyatanya untuk menentukan dimensi pagar panel beton digunakan beberapa rumus tertentu. Misalnya diketahui perbandingan volume 1 semen : 2 pasir : 3 agregat kasar dan 0,5 air. Semuanya ditentukan melalui masing-masing berat jenisnya.

Selanjutnya dari berat jenis yang diketahui akan menentukan volume setiap bahannya dari masing-masing pagar panel beton. Misalnya semen 0,15 meter3, pasir 0,31 meter3, agregat kasar 0,45 meter3 serta bahan terakhir air 0,08 meter3.

Volume tiap bahan yang sudah diketahui bisa menjadi dasar menentukan beratnya masing-masing. Misalnya 0,15 meter3 semen dikalikan dengan berat jenis pagar panel lalu akan ditemukan massa dibutuhkannya.

Itulah tadi beberapa ulasan mengenai dimensi pagar panel beton sekaligus cara menghitungnya. Anda bisa menentukannya berdasarkan berat jenis dan volume masing-masing bahannya. Hal ini perlu ditentukan secara teliti guna meminimalkan adanya kesalahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *